Posts Tagged ‘Bid’

Memahami Istilah Poin-Pips-Bid-Ask dan Spread

Poin dan pips

Harga mata uang biasanya diperdagangkan dengan nilai desimal, 2 sampai empat angka dibelakang koma. Setiap satu perubahan nilai terakhir dibelakang koma tersebut, misalnya dari 1,2900 menjadi 1,2901, disebut satu pip (percentage in point). Poin adalah nama yang lebih populer dikenal sebagai pengganti pips dalam dunia praktis.

Mata uang Jepang, Yen, adalah contoh mata uang yang diperdagangkan dengan penggunaan 2 desimal di belakang koma. Perubahan angka terakhir di belakang koma tersebut tetap dapat dikatakan poin.

Sebagai contoh; katakanlah USD/JPY, diperdagangkan di harga 92.00, jika terjadi kenaikan mencapai 92.10, maka USD/JPY dapat dikatakan menguat 10 poin.

Bid , Ask dan Spread

Seperti halnya pasar lain yang memiliki permintaan dan penawaran, harga mata uang juga memiliki dua unsur, bid dan ask. (Lihat gambar 3).

Bid adalah harga yang Anda peroleh untuk menjual mata uang basis, dan berada di urutan pertama, sementara ask adalah harga yang Anda peroleh untuk membeli mata uang basis berada pada urutan kedua seperti yang terlihat pada gambar

Sebagai contoh, pada gambar di bawah, EUR/USD = 1.3890/1.3893, maksudnya adalah harga bid 1.3890 dan harga ask 1.3893. Jika Anda ingin membeli EUR/USD maka Anda akan mendapatkannya di harga1.3893 (Anda akan membayar $1.3893 untuk €1) dan jika Anda ingin menjual maka Anda akan mendapatkan harga 1.3890 (Anda membayar €1 untuk mendapatkan $1.3890).

Gambar 3: Memahami Bid, Ask dan Spread

Gambar 3 juga memberikan ilustrasi bagaimana konsep kuotasi terjadi di Forex. Dimana bid akan selalu lebih rendah dibandingkan ask. Perbedaan harga antara bid dan ask diatas disebut dengan spread, dan jumlah spread pada umumnya 3 pips.

Incoming search terms:

  • valas ask dan bid

Transaksi dalam Forex Trading

Apa yang diperdagangkan dalam forex trading?

Kedengarannya seperti pertanyaan yang bodoh ya…? Lah, namaya juga forex trading, ya yang diperdagangkan tentunya forex atau valas atau valuta asinglah… hehehe… Iya memang bener sih… Cuma, ada yang perlu diketahui lebih lanjut kalau anda ingin menjadi seorang forex trader.

Dalam forex trading, mata uang diperdagangkan secara berpasang-pasangan. Inilah yang disebut dengan pairs. Contoh pair yang biasa disediakan antara lain adalah EUR/USD, artinya pasangan matauang Euro dan Dollar US. Contoh lain misalnya: GBU/JPY, GBU/USD, USD/JPY dan lain-lain

Kenapa mata uang ini harus dipasang-pasangkan? Hehehe… ini juga menariknya… Dengan diperdagangkan berpasangan seperti ini, maka kita bisa langsung bertransaksi “jual” pada suatu pair, tanpa kita harus “punya” dulu pair itu.

Bingung? Begini deh… klo dalam perdagangan tradisional, kalau kita jual pisang goreng, misalnya, berarti kan kita harus punya (ato setidaknya punya hak terhadap) si pisang yang akan djual. Bener kan?

Nah, dalam forex trading, kita bisa “jual” pair USD/JPY tanpa kita “punya” pair itu… Lah, kok bisa?
Ya bisalah… Soalnya, di sini klo kita jual pair USD/JPY, itu artinya kita jual USD dan beli JPY. Bingung ya? hehehe… Ya sudah deh… Intinya di sini, dalam forex trading kita bisa langsung melakukan transaksi, baik itu jual maupun beli untuk semua pair, tergantung hasil analisis kita terhadap pergerakan harga pair tersebut.

Pips dan Lot

Ok deh.. sekarang kita mulai masuk ke istilah dasar yang perlu dikenal dalam forex trading.

Pip adalah satuan perubahan nilai dalam forex trading. Contoh: EUR/USD bergerak dari 1.3050 ke 1.3051, itu berarti harga berubah (naik)1 pip. Pip adalah nilai tambah dari setiap angka desimal terakhir dibelakang koma. Pip juga biasa digunakan untuk perhitungan profit ataupun loss.

Nah, pasar Valas biasanya diperdagangkan dalam bentuk Lot. Nilai standar per lot adalah $100,000. Ada juga mini lot dengan nilai $10,000. Meskipun demikian, ada juga broker yang menawarkan fleksibilitas dalam volume transaksi tanpa harus dalam satuan lot, melainkan dalam quantity yang fleksibel sesuai dengan keinginan trader.

Bid, Offer dan Spread

Nah, selanjutnya kita perlu juga paham apa itu bid dan offer serta spread.

Bid adalah harga yang berlaku apabila kita menjual (pair), Offer adalah harga yang berlaku apabila kita membeli (pair) sedangkan Spread adalah selisih antar bid dan offer

Contoh misalnya:

Untuk EUR/USD berlaku:
Bid   1.3050
Offer   1.3052

Berarti, apabila kita akan membeli pair EUR/USD maka akan dikenakan harga sebesar 1.3052 sedangkan apabila kita menjual akan dikenakan harga 1.3050. Spread untuk pair EUR/USD saat itu adalah 2 pips.

Jenis-jenis Transaksi dalam Forex Trading

Sekarang kita akan masuk pada bahasan tentang transaksi dalam forex trading.
Secara umum transaksi yang bisa kita lakukan adalah Buy dan Sell terhadap pairs yang tersedia.

Ada 2 jenis perintah/order untuk setiap transaksi yakni :

1. Instant executions
Order (buy ato sell) yang dilakukan pada saat harga market sekarang.

2. Pending orders
Order yang akan terlaksana jika menyentuh suatu titik harga tertentu (dengan kata lain harga booking)

Pending order dibagi menjadi 4 jenis yaitu:

a. Buy Stop:
Memasang order buy pada harga tertentu (diatas harga sedang berjalan), dengan harapan harga bergerak naik, dan di harga tersebut akan otomatis berjalan order buy. Harapannya tentu saja harga terus bergerak naik lagi supaya mendapatkan profit.

b. Sell Stop:
Memasang order sell pada harga tertentu (dibawah harga sedang berjalan), dengan harapan harga bergerak turun, dan di harga tersebut akan otomatis berjalan order sell. Harpannya harga akan terus bergerak turun lagi supaya mendapatkan profit.

c. Buy Limit:
Memasang order buy pada harga tertentu (dibawah harga sedang berjalan), dengan harapan harga bergerak turun ke harga tersebut. Apabila harga yang telah kita tetapkan itu tersentuh, maka otomatis berjalan order buy. Harapannya, setelah itu harga kemudian bergerak naik atau istilahnya mental di harga tersebut.

d. Sell Limit:
Memasang order sell pada harga tertentu (dibawah harga sedang berjalan) dengan harapan harga bergerak naik ke harga tersebut. Apabila harga yang telah kita tetapkan itu tersentuh, maka otomatis berjalan order sell. Harapannya, agar setelah itu harga akan bergerak turun (atau mental di titik tersebut) supaya profit.

Kapan Buy dan Kapan Sell?

Nah, itu dia pertanyaan mendasar bagi seorang trader

Kata para master sih… patokan dasar dalam forex trading adalah: Buy di saat harga rendah dan kita perkirakan bakalan naik, dan Sell di saat harga tinggi dan kita perkirakan bakalan turun.


Free T-Mobile phones on sale | Thanks to Best Savings Accounts, Conveyancing Fees and Used Cars